Sudah siapkah kita saat ada anggota keluarga, orang terdekat kita harus berpulang ke rumah Bapa? Atau mungkin jika kita sendiri yang harus berpulang. Kalau dulu saya tidak pernah mau memikirkan atau lebih jelasnya melarikan diri dari pertanyaan seperti itu. Itu adalah hal yang tak terbayangkan, yang menakutkan, yang dan yang lainnya. Dengan berjalannya waktu dan bertambahnya usia serta pemahaman, akhirnya saya berani memikirkan hal itu.
Papi saya meninggal ketika saya berusia 7 tahun, ketika itu kami tinggal di Pekan baru, Riau, karena papa saya mendapatkan tugas kerja disana.
Kepergian beliau yang tiba2 karena penyakit jantungnya dan saat itu saya masih kecil membuat saya tidak mampu berpikir dalam. Yang saya rasakan adalah ketika teman2 saya punya papa yang bisa diandalkan, saya tidak punya. Namun tiap kali saya melihat atau mendengar suara ambulance dijalan, membuat hati saya sedih. Hal itu saya alami terus sampai usia saya dewasa. Mungkin ada orang terdekat saya yang mengerti dan memaklumi namun ada juga yang menganggap saya berlebihan. Untuk itulah semuanya saya simpan dihati.
Dengan berjalannya waktu saya mencerna siklus kehidupan. Manusia dilahirkan, dibesarkan, dan ketika dia menjadi dewasa dia menikah.Kemudian punya anak, punya cucu, tua dan akhirnya meninggal. Manusia ada karena diciptakan Tuhan. Segala kehidupan ini diatur dan dimiliki Tuhan. Kapan waktunya Tuhan ingin mengambil kita, kita ga tau. Hidup didunia ini hanyalah sementara, ngga mungkin kita hidup terus2an. Karena walaupun kita ingin hidup tapi jasmani kita terbatas. Hidup terdiri atas tubuh, jiwa dan Roh. Tubuh dan jiwa tidak abadi, hanya Roh yang abadi. Roh yang akan kembali saat kita dipanggil.
Seberapapun kita sayang dengan keluarga atau dengan orang terdekat kita, saat dia meninggal, tetap harus dikuburkan, kalo tidak maka jasadnya akan membusuk. Demikian juga dengan diri kita. Sering saya seram membayangkan kalo saya mati, enakan dibakar apa dikubur yah? Dibakar aduh panas....menyeramkan.... Dikubur.. Aduh seram yah didalam peti sendirian, ada binatang kecil2 yang akan menggerogoti tubuh kita. Belum lama ini saya harus ikut MRI. Ketika saya masuk ke alat MRI itu, yang terbayang adalah "mungkin begini rasanya didalam peti nantinya". Sendirian.... Duuh bagaimana bila ternyata kita cuma mati suri??? Wah kalo mikirin begitu ga ada habisnya deh....
Kembali ke siklus kehidupan, kalo tidak ada manusia yang meninggal, maka dunia ini akan penuh sesak. Yah....kelahiran dan kematian adalah kepastian. Lahir dikeluarga manakah kita, kita tidak bisa memilih. Demikian juga dengan cara apakah Tuhan memanggil kita, tidak bisa kita pilih juga. Banyak orang yang harus sakit bertahun2 sebelum akhirnya di panggil Tuhan, tapi ada juga orang yang dipanggil Tuhan dengan tiba2. Saya juga pengen cara terakhir. Tp kan kita ga bisa pilih yah...Kecual kalo kita sendiri yang ingin mengakhiri kehidupan, baru kita bisa pilih. Tp setelah itu kemana kita pergi pasti kamu tau jawabannya. Menjalani kehidupan adalah pilihan. Akan seperti apakah hidup kita, akan jadi apakah kita, akan kemanakah kita setelah meninggal itu adalah pilihan. Semua agama mayoritas mengajarkan surga dan neraka. Tempat dimana Roh kita akan pergi saat kita berpulang.
Rasa sedih dan kehilangan pastilah kita rasakan. Karena hubungan perasaan dengan orang yang kita cintai adalah salah satu wujud kedekatan antara kita dan dia. Tapi semua hal itu akan berlalu. Jadi teringat dengan kata2 Ajahn Bram "Semua akan berlalu". Yang tertinggal adalah kenangan indah. Dan kehidupan kita yang ditinggalkan pun harus tetap berjalan, karena tugas dan waktu kita didunia ini belum selesai.
Saya teringat ada beberapa kisah saat orang berada di posisi sakratul maut. Ada yang ketakutan, karena ada mahluk berjubah hitam yang siap menjemput, ada juga melewatinya dengan tenang karena ada mahluk berjubah putih yang siap menjemputnya. Akan kemanakan mereka? Kamu pasti sudah tau jawabannya.
Semua pemikiran itu membuat saya bisa berpikir jernih, bahwa hidup ini hanyalah sementara, kita harus menjalani hidup dengan baik sesuai dgn ajaran agama kita, yang mengajarkan bagaimanakah hidup baik saat didunia maupun saat Tuhan memanggil kita. Dan Tuhan jugalah yang akan mendampingi, mengingatkan kita dalam menjalani hidup yang sementara ini. Jadi teringat pepatah "Harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama". Itu mungkin lebih berhubungan dengan diri kita. Supaya kita bisa hidup lebih baik, untuk masa depan kehidupan roh kita saat kita dipanggil Tuhan.
Jadi teringat lagi lagu Bila tiba waktuku yang dinyanyikan oleh Band Ungu :
Andai ku tahu kapan tiba ajalku
Ku akan memohon Tuhan tolong panjangkan umurku
.................
Andai ku tahu kapan tiba ajalku
Izinkan aku mengucap kata taubat pada-Mu
Untuk orang2 yang kita cintai, sayangilah selagi mereka masih hidup. Tunjukanlah cinta dan kasih sayang kita selama kita bisa, karena kalo sudah waktunya Tuhan memanggil mereka, tidak bisa kita tahan, walaupun hanya sedetik yang kita minta untuk membahagiakan dia.
Saya sengaja membuat tulisan ini, supaya saya ingat ketika ada orang yang kita cintai harus ada yang berpulang atau pun mungkin saya sendiri saya bisa menerimanya dengan ikhlas dan sabar, dan bisa mengantarkannya pulang dengan senyum. Dan jangan sampai kita akan mengatakan bahwa "semuanya sudah terlambat". Karena bagi orang beriman, kematian hanyalah kepindahan ke dunia yang lain. Dunia yang lebih indah. Kematian adalah keuntungan bagi orang beriman, dan artinya tugasnya didunia telah selesai.
Jumat, 24 Juni 2011
Kamis, 02 Juni 2011
Ikan Masak Cao
Sebagai pencinta ikan, hari ini saya mencoba masak ikan Cao. Rasanya asem, asin, manis. Pokoknya segar deh. Ini makanan sehat lho, dan jauh dari kolesterol. Yuk kita masak.....
Bahan:
- 500 gr Ikan kakap/gurame
- 2 buah sayur asin
- 2 sdm cao haluskan dan beri air
- 1 sdm angkak haluskan, beri air dan saring
- 2 cm jahe iris tipis
- 2 siung bawang merah iris tipis/ulek
- 3 siung bawang putih iris tipis/ulek
- Garam secukupnya
- Gula secukupnya
- Merica secukupnya
- Air
Cara memasak :
Cuci ikan sampai bersih, buang sisiknya. Potong ikan dengan ukuran sedang, kemudian rendam dengan air garam sebentar. Setelah 5 menit goreng ikan dengan minyak, tapi jangan sampai garing. Sisihkan
Tumis bawang merah, bawang putih dan jahe dengan minyak hingga harum. Masukan air Cao dan angkak, tambahkan air hingga banyak. Setelah mendidih, masukan sayur asin. Beri garam, merica dan gula. Setelah mendidih kembali masukan ikan goreng. Koreksi rasanya. Setelah mendidih kembali diamkan 5 menit dengan api sedang. Setelah itu matikan kompor, dan pindahkan masakan ke mangkuk. Dan makanan pun siap untuk dihidangkan.
Bahan:
- 500 gr Ikan kakap/gurame
- 2 buah sayur asin
- 2 sdm cao haluskan dan beri air
- 1 sdm angkak haluskan, beri air dan saring
- 2 cm jahe iris tipis
- 2 siung bawang merah iris tipis/ulek
- 3 siung bawang putih iris tipis/ulek
- Garam secukupnya
- Gula secukupnya
- Merica secukupnya
- Air
Cara memasak :
Cuci ikan sampai bersih, buang sisiknya. Potong ikan dengan ukuran sedang, kemudian rendam dengan air garam sebentar. Setelah 5 menit goreng ikan dengan minyak, tapi jangan sampai garing. Sisihkan
Tumis bawang merah, bawang putih dan jahe dengan minyak hingga harum. Masukan air Cao dan angkak, tambahkan air hingga banyak. Setelah mendidih, masukan sayur asin. Beri garam, merica dan gula. Setelah mendidih kembali masukan ikan goreng. Koreksi rasanya. Setelah mendidih kembali diamkan 5 menit dengan api sedang. Setelah itu matikan kompor, dan pindahkan masakan ke mangkuk. Dan makanan pun siap untuk dihidangkan.
Cerita lucu anak-anakku
Setelah menjadi ortu saya baru ngerasain pentingnya anak buat saya, pasti perasaan inilah yang dirasain ortu gw dan ortu2 lainnya. Saya baru ngerti kenapa ortu saya suka khawatir kalo saya ngelakuin yang ga bener... Yah itulah yang saya rasakan sekarang. Padahal anak gw masih kecil yah. Bagaimana kalo dia udah lebih besar lagi yah?
Tulisan ini ditujukan untuk mencatat hal-hal tentang Nathan dan Karin, saya pikir ini perlu karena masa kecil tak bisa terulang lagi. Anak-anak akan menjadi besar dan sayang kalau kisah masa kecilnya terlewatkan. Ini sudah lama terpikirkan untuk dibuat tapi selalu ngga sempat. Lumayanlah bisa menyalurkan bakat menulis saya. Pokoknya mulai hari ini harus sempat..... Mungkin tidak akan berurut tp lumayanlah daripada kelewatan.
Selasa, 17 Maret 2009
Hari ini adalah hari yang menentukan Karin untuk ikut pergi ke singapore, karena dia harus bikin pasport. Dari malam saya udah ngomong ke dia tentang perlunya paspor. David sebenarnya tidak terlalu setuju kalau Karin ikut. Menurut dia Karin masih terlalu kecil, umur dia 4 tahun.
Tp saya bersikeras untuk tetap ngajak dia ikut. Saya pikir kasian ama dia, Nathan dah pernah pergi, masa sekarang karin mau ditinggal lagi? lagi pula saya udah seringkali pergi, jadi sekarang saya mau fokuskan diri saya untuk ngajak mereka.
Udah sampai di imigrasi kita antri, lama deh..ketemu sama Titi dan anaknya Tiara. Setelah dipanggil, kita bayar, lalu dipanggil foto. Pas foto awalnya Karin mau duduk, eh si ibu tukang foto pake sms-an dulu. Karin udah cemas tuh.. kemudian ibu itu bilang supaya bangkunya dinaikin. Wah mulai deh Karin mewek.... sampe sekantor imigrasi orang pada ngeliatin kita. Kebetulan seruangan sama orang yg wawancara. Alamak malu deh...tapi dasar anak kecil belum tau malu sih... jadi tetep aja nangis kuenceng banget....
Saya bujuk2in ampe bete...cerita soal pentingnya paspor.... dan David dah bilang Karin ga usah deh bikin paspor....
Dasar anak kecil ga tau maminya susah, dia tetap ga mau padahal udah diancam,dicubitin,diceritain. Akhirnya saya nyerah jg. Kita pulang dengan deal dengan orang imigrasi kita akan balik lagi. De...de... Andaikan kamu mengerti pentingnya paspor..... Dede bisa ditinggalin dirumah dan ngga bisa nonton "song of the sea" kaya koko...
Kamis, 19 Maret 2009
Hari ini kita berangkat lagi ke Imigrasi, tapi ga diantar David, yg pertama dia ga bisa ninggalin kantor yg kedua mungkin dia dah bete jg kali dan takut gagal. Jadi kita naik angkot. Saya bela-belain deh.. demi Karin. Pd hal anak2 saya jarang banget naik angkot. Demi..demi..dan demi Karin.....
Berangkatlah saya,Karin, Nathan dan Prt saya Erna. Nathan kebetulan lg sakit panas jd ga sekolah. Dari malam saya udah bujuk2in dia dan dia mau foto. "Tapi sama koko yah...." Dasar anak kecil masa foto paspor mau berdua? dia bilang "aku kan adik kakak" Hemmmm
Ternyata file asli ketinggalan di mobil David. Akhirnya dia suruh orang dia untuk anter ke kantor imigrasi.
Sampai disana, Karin kumat ga mau foto. Cilaka dua belas deh.... Akhirnya digendong Nathan kedalam, anak kecil kok gendong anak kecil? org2 pd ngeliatin. Ah cuek aja deh... EGP. Sampe dalam dibujukin, sebelah kiri tangan Nathan sebelah kanan tangan saya.
Akhirnya berhasil juga di foto Puji Tuhan.... Ibunya bilang hasilnya kaya gini... bagus ga bu? Wah yang mana aja deh... udah mau difoto aja udah bagus bener... daripada batal lagi yah?
Langsung wawancara deh... kaga pake file asli krn kurirya blm sampe. Setelah selesai dia cuma minta akte lahir asli. Akhir saya ambilin sama si kurir dan kasih ke Bpk yang wawancara. Terus kita pulang deh.....
De..de... mami sampe stresssss.......Tapi akhirnya sukses dengan bantuan Ko ko Nathan...
Lupa Waktunya
Waktu dijalan mau kemana deh.. Nathan baru belajar baca... Ada iklan simpati di koran gede banget. Kita suruh dia baca. tulisannya Ngobrol sampai puas. Dia bacanya "En Gobrol"
He..he..he.. dasar anak TK....
Lupa Waktunya
Pernah sekali waktu gw pulang kerja dan kita lg ngobrol2 sama Nathan. Dia ngeliatin muka saya sambil bilang "Mami aku selalu merindukanmu lho"
Yah ampun ini anak romantis buanget kaya maminya.. apa korban sinetron yah... Btw saya seneng banget dengernya....
Jumat, 20 Maret 2009
Hari ini gw ga kerja krn sakit. Nathan juga ga sekolah masih sakit. Saya, Nathan, dan Karin diurut setelah itu kita tidur ampe sore... Wuih enak banget...
Malamnya mereka ga bisa tidur krn tidur siang kelamaan. Jadi pada kolokan tuh tidurnya.
Karin tidurnya mau dipeluk, padahal tangan kiri saya lagi pegang2 Nathan supaya tidur. Gw bilang sama Nathan mau peluk Karin dulu yah... Wah dia sedih dan bilang "Ga ada yang peluk aku.... tangan mami ke aku dan Karin aja" Dasar Karin masih kecil dia ga mau.
Akhirnya saya suruh papinya untuk peluk Nathan. Tapi dia males2an krn dah tidur kali yah... Mungkin Nathan udah ngerasa papinya males2an. Dia bilang "ya udah aku kesebelah Karin aja... tidur sendiri. Papi sendiri aja. Mami peluk Karin" Sambil tersedu2. Duh anakku.. mami jadi sedih jg. Akhirnya saya punya solusi. Saya lebarin tangan saya dan saya peluk dua-duanya sambil cerita-cerita binatang dan wisata ke singapore. Berhasil deh.. sekarang mereka dah tidur semua... he..he...he... untung punya akal yah...
Selasa, 24 Maret 2009
Hari ini saya berultah, malam sebelumnya saya dah bilang ama Nathan untuk tidur lebih awal supaya besok pagi bisa kasih selamat ultah ke maminya. Wah dia Exciting banget. "Aku mau, aku mau yang pertama kasih selamet buat mami". Adiknya dah tidur dulu. Besok paginya Nathan dibanguninnya gampang banget krn mau kasih kiss yang pertama buat saya. Thanks Nathan I Love U too. Waktu gw mau berangkat yang lucu karin baru bangun dan saya bilang "De, mami ultah hari ini, Dede kasih selamat yah" Saya spell in " Mami.. selamat ultah, terus saya suruh dia bilang "Karin cinta mami" Eh bukannya bilang malah terharu gitu. Terus dia bilang "Kita semua cinta mami" So... Sweet......
Kamis, 7 Mei 2009
Wah dah lama nih ga nulis..
Pagi ini Nathan minta uang jajan 5 rb mau beli kartu, terus saya bilang "Ya udah kiss mami dulu, nanti aku kasih 5 rb". Setelah kiss dia pergi, ga lama kemudian dia balik lagi dan bilang "Mami kalo aku kiss mami 3 kali, mami kasih uang 5 ribu nya 3 yah??" Astaga... Nathan cerdas juga.... Love U...
Jumat-Senin, 15-18 Mei 2009
Jumat sampai senin, kami sekeluarga b4 pergi ke singapore. Ini adalah untuk pertama kalinya kita pergi keluar negeri sekeluarga.
Diawali dengan susahnya Karin bangun dari tidur, akhirnya ga mandi, ganti baju aja. Hampir2 ditinggal dia krn papinya dah senewen...
Nathan udah bangun pagi dan mandi. Jam 4.30 kita ke bandara terminal 3 krn tiket yg dibeli melalui batam. Sebel jg sih..krn lewat batam jadi lebih mahal krn harus beli tiket ferry dan lebih cape. Ya apa mau dikata, krn bookingannya sudah lama, dari pada hangus.
Ternyata terminal 3 bagus yah... Kita sempet foto2 sih.. Nathan dan karin beli milo di mesin air minum. Ternyata panas banget. Lidah Nathan kepanasan....hu..hu..hu.. dah ditiupin ga mempan..kasihan pagi2 udah trouble.
Dipesawat ga pada rewel sih.. cuma Nathan sibuk tutup kuping,takut budeg he..he..he.. sampai dibatam kita naik taxi ke batam center. setelah beli tiket Nathan mules, akhirnya ke wc sama papinya krn toilet perempuan penuh, dan karin ikut gw ngurus bebas fiskal. Tiket ferry-nya aneh 1 way Sgd 30, kalo 2 way Sgd 27.
Setelah itu kita naik ferry.. wah seneng deh... Kira2 jam 11-an sampe deh di vivo mall. Makan siang dulu, terus ke apartemen di china town. Karin mulai rewel, dibawain kereta dorong ga mau naik. Yah papinya yg sibuk bawain 1 koper dan stoller.
Setelah di apartemen, karin ga mau masuk, ngajakin pulang...hemmmm mulai deh si kecil rewel... setelah dibujuk2, baru deh mau.... Setelah mandi kita jalan ke bugis... eh hujan...batal..terus kita ke city hall mau ke suntec, nyari fountain wealth. ternyata lagi direnovasi. makan di food court waktu makan Nathan nangis kirain kenapa ternyata dia bilang "kita pulang aja ke Indonesia yah.. disini ga ada guling mami" Busyet deh..... terus pulang... ke esplanade.. ga sampe2 jauh jalannya.. akhirnya ga jadi.
Jumat, 27 Mei 2011
Hari ini kami sekeluarga pergi kegereja untuk Pendalaman Alkitab. Sekarang ini Nathan berkacamata. Digereja ada TV yang bertuliskan teks lagu. Ada tulisan "Rencana indah, tlah Kau siapkan, bagi masa depanku yang penuh harapan". Karena burem dia bacanya "Bencana indah tlah Kau siapkan dst..." Alamak kasus nih
Kamis, 24 Juni 2011
Piknik..... yah hari ini kami piknik ke kebun raya cibodas. Dengan penuh perjuangan akhirnya tibalah kami di Cibodas, setelah mencari lokasi yang pas, kami gelarlah tikar, makanan, minuman. Namun Nathan yang udah napsu main bola, akhirnya menendang bola kekencengan akhirnya bola menggelundung ke arah bawah. Wah Nathan, Karin dan papinya lari mengejar bola. Lucu deh.. cara larinya karena disertai rasa panik. Akhirnya mereka berhasil menangkap bolanya yang hampir jatuh ke jurang. Wah jd teringat buku kisah petualangan 5 sekawan deh. Setelah itu Nathan pegangin bolanya dan ga boleh dimainin karena takut hilang lagi. Lucu deh dengan tubuh ndutnya megangin bola sambil mukanya cemas.
Karin punya kelucuan sendiri dia kalo di foto selalu tangannya diangkat dan Peace dgn lambang V dijarinya. Duh ga kreatif nih. Akhirnya diajarin bergaya deh. Wah jago dia, apalagi dengan muka imutnya lucu.
Tulisan ini ditujukan untuk mencatat hal-hal tentang Nathan dan Karin, saya pikir ini perlu karena masa kecil tak bisa terulang lagi. Anak-anak akan menjadi besar dan sayang kalau kisah masa kecilnya terlewatkan. Ini sudah lama terpikirkan untuk dibuat tapi selalu ngga sempat. Lumayanlah bisa menyalurkan bakat menulis saya. Pokoknya mulai hari ini harus sempat..... Mungkin tidak akan berurut tp lumayanlah daripada kelewatan.
Selasa, 17 Maret 2009
Hari ini adalah hari yang menentukan Karin untuk ikut pergi ke singapore, karena dia harus bikin pasport. Dari malam saya udah ngomong ke dia tentang perlunya paspor. David sebenarnya tidak terlalu setuju kalau Karin ikut. Menurut dia Karin masih terlalu kecil, umur dia 4 tahun.
Tp saya bersikeras untuk tetap ngajak dia ikut. Saya pikir kasian ama dia, Nathan dah pernah pergi, masa sekarang karin mau ditinggal lagi? lagi pula saya udah seringkali pergi, jadi sekarang saya mau fokuskan diri saya untuk ngajak mereka.
Udah sampai di imigrasi kita antri, lama deh..ketemu sama Titi dan anaknya Tiara. Setelah dipanggil, kita bayar, lalu dipanggil foto. Pas foto awalnya Karin mau duduk, eh si ibu tukang foto pake sms-an dulu. Karin udah cemas tuh.. kemudian ibu itu bilang supaya bangkunya dinaikin. Wah mulai deh Karin mewek.... sampe sekantor imigrasi orang pada ngeliatin kita. Kebetulan seruangan sama orang yg wawancara. Alamak malu deh...tapi dasar anak kecil belum tau malu sih... jadi tetep aja nangis kuenceng banget....
Saya bujuk2in ampe bete...cerita soal pentingnya paspor.... dan David dah bilang Karin ga usah deh bikin paspor....
Dasar anak kecil ga tau maminya susah, dia tetap ga mau padahal udah diancam,dicubitin,diceritain. Akhirnya saya nyerah jg. Kita pulang dengan deal dengan orang imigrasi kita akan balik lagi. De...de... Andaikan kamu mengerti pentingnya paspor..... Dede bisa ditinggalin dirumah dan ngga bisa nonton "song of the sea" kaya koko...
Kamis, 19 Maret 2009
Hari ini kita berangkat lagi ke Imigrasi, tapi ga diantar David, yg pertama dia ga bisa ninggalin kantor yg kedua mungkin dia dah bete jg kali dan takut gagal. Jadi kita naik angkot. Saya bela-belain deh.. demi Karin. Pd hal anak2 saya jarang banget naik angkot. Demi..demi..dan demi Karin.....
Berangkatlah saya,Karin, Nathan dan Prt saya Erna. Nathan kebetulan lg sakit panas jd ga sekolah. Dari malam saya udah bujuk2in dia dan dia mau foto. "Tapi sama koko yah...." Dasar anak kecil masa foto paspor mau berdua? dia bilang "aku kan adik kakak" Hemmmm
Ternyata file asli ketinggalan di mobil David. Akhirnya dia suruh orang dia untuk anter ke kantor imigrasi.
Sampai disana, Karin kumat ga mau foto. Cilaka dua belas deh.... Akhirnya digendong Nathan kedalam, anak kecil kok gendong anak kecil? org2 pd ngeliatin. Ah cuek aja deh... EGP. Sampe dalam dibujukin, sebelah kiri tangan Nathan sebelah kanan tangan saya.
Akhirnya berhasil juga di foto Puji Tuhan.... Ibunya bilang hasilnya kaya gini... bagus ga bu? Wah yang mana aja deh... udah mau difoto aja udah bagus bener... daripada batal lagi yah?
Langsung wawancara deh... kaga pake file asli krn kurirya blm sampe. Setelah selesai dia cuma minta akte lahir asli. Akhir saya ambilin sama si kurir dan kasih ke Bpk yang wawancara. Terus kita pulang deh.....
De..de... mami sampe stresssss.......Tapi akhirnya sukses dengan bantuan Ko ko Nathan...
Lupa Waktunya
Waktu dijalan mau kemana deh.. Nathan baru belajar baca... Ada iklan simpati di koran gede banget. Kita suruh dia baca. tulisannya Ngobrol sampai puas. Dia bacanya "En Gobrol"
He..he..he.. dasar anak TK....
Lupa Waktunya
Pernah sekali waktu gw pulang kerja dan kita lg ngobrol2 sama Nathan. Dia ngeliatin muka saya sambil bilang "Mami aku selalu merindukanmu lho"
Yah ampun ini anak romantis buanget kaya maminya.. apa korban sinetron yah... Btw saya seneng banget dengernya....
Jumat, 20 Maret 2009
Hari ini gw ga kerja krn sakit. Nathan juga ga sekolah masih sakit. Saya, Nathan, dan Karin diurut setelah itu kita tidur ampe sore... Wuih enak banget...
Malamnya mereka ga bisa tidur krn tidur siang kelamaan. Jadi pada kolokan tuh tidurnya.
Karin tidurnya mau dipeluk, padahal tangan kiri saya lagi pegang2 Nathan supaya tidur. Gw bilang sama Nathan mau peluk Karin dulu yah... Wah dia sedih dan bilang "Ga ada yang peluk aku.... tangan mami ke aku dan Karin aja" Dasar Karin masih kecil dia ga mau.
Akhirnya saya suruh papinya untuk peluk Nathan. Tapi dia males2an krn dah tidur kali yah... Mungkin Nathan udah ngerasa papinya males2an. Dia bilang "ya udah aku kesebelah Karin aja... tidur sendiri. Papi sendiri aja. Mami peluk Karin" Sambil tersedu2. Duh anakku.. mami jadi sedih jg. Akhirnya saya punya solusi. Saya lebarin tangan saya dan saya peluk dua-duanya sambil cerita-cerita binatang dan wisata ke singapore. Berhasil deh.. sekarang mereka dah tidur semua... he..he...he... untung punya akal yah...
Selasa, 24 Maret 2009
Hari ini saya berultah, malam sebelumnya saya dah bilang ama Nathan untuk tidur lebih awal supaya besok pagi bisa kasih selamat ultah ke maminya. Wah dia Exciting banget. "Aku mau, aku mau yang pertama kasih selamet buat mami". Adiknya dah tidur dulu. Besok paginya Nathan dibanguninnya gampang banget krn mau kasih kiss yang pertama buat saya. Thanks Nathan I Love U too. Waktu gw mau berangkat yang lucu karin baru bangun dan saya bilang "De, mami ultah hari ini, Dede kasih selamat yah" Saya spell in " Mami.. selamat ultah, terus saya suruh dia bilang "Karin cinta mami" Eh bukannya bilang malah terharu gitu. Terus dia bilang "Kita semua cinta mami" So... Sweet......
Kamis, 7 Mei 2009
Wah dah lama nih ga nulis..
Pagi ini Nathan minta uang jajan 5 rb mau beli kartu, terus saya bilang "Ya udah kiss mami dulu, nanti aku kasih 5 rb". Setelah kiss dia pergi, ga lama kemudian dia balik lagi dan bilang "Mami kalo aku kiss mami 3 kali, mami kasih uang 5 ribu nya 3 yah??" Astaga... Nathan cerdas juga.... Love U...
Jumat-Senin, 15-18 Mei 2009
Jumat sampai senin, kami sekeluarga b4 pergi ke singapore. Ini adalah untuk pertama kalinya kita pergi keluar negeri sekeluarga.
Diawali dengan susahnya Karin bangun dari tidur, akhirnya ga mandi, ganti baju aja. Hampir2 ditinggal dia krn papinya dah senewen...
Nathan udah bangun pagi dan mandi. Jam 4.30 kita ke bandara terminal 3 krn tiket yg dibeli melalui batam. Sebel jg sih..krn lewat batam jadi lebih mahal krn harus beli tiket ferry dan lebih cape. Ya apa mau dikata, krn bookingannya sudah lama, dari pada hangus.
Ternyata terminal 3 bagus yah... Kita sempet foto2 sih.. Nathan dan karin beli milo di mesin air minum. Ternyata panas banget. Lidah Nathan kepanasan....hu..hu..hu.. dah ditiupin ga mempan..kasihan pagi2 udah trouble.
Dipesawat ga pada rewel sih.. cuma Nathan sibuk tutup kuping,takut budeg he..he..he.. sampai dibatam kita naik taxi ke batam center. setelah beli tiket Nathan mules, akhirnya ke wc sama papinya krn toilet perempuan penuh, dan karin ikut gw ngurus bebas fiskal. Tiket ferry-nya aneh 1 way Sgd 30, kalo 2 way Sgd 27.
Setelah itu kita naik ferry.. wah seneng deh... Kira2 jam 11-an sampe deh di vivo mall. Makan siang dulu, terus ke apartemen di china town. Karin mulai rewel, dibawain kereta dorong ga mau naik. Yah papinya yg sibuk bawain 1 koper dan stoller.
Setelah di apartemen, karin ga mau masuk, ngajakin pulang...hemmmm mulai deh si kecil rewel... setelah dibujuk2, baru deh mau.... Setelah mandi kita jalan ke bugis... eh hujan...batal..terus kita ke city hall mau ke suntec, nyari fountain wealth. ternyata lagi direnovasi. makan di food court waktu makan Nathan nangis kirain kenapa ternyata dia bilang "kita pulang aja ke Indonesia yah.. disini ga ada guling mami" Busyet deh..... terus pulang... ke esplanade.. ga sampe2 jauh jalannya.. akhirnya ga jadi.
Jumat, 27 Mei 2011
Hari ini kami sekeluarga pergi kegereja untuk Pendalaman Alkitab. Sekarang ini Nathan berkacamata. Digereja ada TV yang bertuliskan teks lagu. Ada tulisan "Rencana indah, tlah Kau siapkan, bagi masa depanku yang penuh harapan". Karena burem dia bacanya "Bencana indah tlah Kau siapkan dst..." Alamak kasus nih
Kamis, 24 Juni 2011
Piknik..... yah hari ini kami piknik ke kebun raya cibodas. Dengan penuh perjuangan akhirnya tibalah kami di Cibodas, setelah mencari lokasi yang pas, kami gelarlah tikar, makanan, minuman. Namun Nathan yang udah napsu main bola, akhirnya menendang bola kekencengan akhirnya bola menggelundung ke arah bawah. Wah Nathan, Karin dan papinya lari mengejar bola. Lucu deh.. cara larinya karena disertai rasa panik. Akhirnya mereka berhasil menangkap bolanya yang hampir jatuh ke jurang. Wah jd teringat buku kisah petualangan 5 sekawan deh. Setelah itu Nathan pegangin bolanya dan ga boleh dimainin karena takut hilang lagi. Lucu deh dengan tubuh ndutnya megangin bola sambil mukanya cemas.
Karin punya kelucuan sendiri dia kalo di foto selalu tangannya diangkat dan Peace dgn lambang V dijarinya. Duh ga kreatif nih. Akhirnya diajarin bergaya deh. Wah jago dia, apalagi dengan muka imutnya lucu.
Selasa, 31 Mei 2011
Life Begin at 40
Life begin 40. Yaaa kita sering mendengar kalimat ini. Dan saya bersama teman seangkatan pun akan memasuki masa ini. Namun sadarkah kita??
Sejujurnya saya sih ga sadar ^_^. Bagaimana dengan anda??
Menurut saya yang membuat kita ga menyadarinya adalah :
Rutinitas
Ya hidup kita yang senantiasa kita jalani tanpa punya waktu untuk merenungi sampai dimana kita berjalan.
Bangun pagi, urus anak2, mandi, makan, berangkat ke kantor, kerja, pulang kerja, mandi, makan, berdoa, tidur. Ya, teruslah seperti itu, terkadang diselingi dengan jalan-jalan, browsing, chatting, buka facebook, dll. Begitu dan begitu terus setiap hari.
Kemampuan yang masih prima
Sebenarnya ini sih relatif, kalo yang membutuhkan tenaga lebih besar mungkin ga lagi. Tapi untuk kegiatan sehari-hari, baik secara kemampuan berfikir, maupun kemampuan fisik sih masih oke lah. Bahkan cenderung prima.
Pergaulan seusia
Kebetulan teman dekat dan teman dikantor saya sih pergaulannya rata2 seusia, bahkan ada yang lebih tua, tapi kami masih suka bercanda, cari makan yang enak2, jalan-jalan. Jadi hidupnya indah ^_^ deh.
Namun saat ini saya sering berpikir, ya sebentar lagi saya akan memasuki usia 40 tahun. Walaupun belum saya ingin melewatinya dengan sadar, karena tahun-tahun sebelumnya saya ga menyadarinya.
Menurut saya sih yang membuat saya sadar adalah :
Uban
Ya, uban mulai tumbuh nih....hiks..hiks..hiks.. Dulu-dulu sih udah ada uban, tapi ga sebanyak sekarang nih. Saya baru tersadar ketika office girl dikantor yang biasa saya suruh cabutin uban bilang gini "Mba kalo dicabutin bisa botak nih...!" Alamak... sebanyak itu kah??
Dan suatu hari saya melihat uban di kumis my hubby, wah..ternyata my hubby pun sudah tua...hehehe....
Menurunnya kesehatan/berkurangnya tenaga
Saya teringat ketika masih kuliah dulu, beberapa kali naik gunung gede, wah indahnya ngeliat bunga edelweis, makan nasi rendang/ayam goreng di puncak gunung disaat orang lain makan indomie hehehe...Makasih buat karyadi yg udah ngasih tips ini.
Wah kalo sekarang ngeliat hasil laboratorium, yg pertama diliat adalah kadar kolesterol, triglersida. Ada bintangnya ga yah?? belum lagi hasil tensi. Kebetulan saya mengidap hypertensi, baru sekitar 2 tahun kayanya. Padahal dulu darah rendah. Wah ternyata kalo ngobrol2 sama teman pun ada yang sakit darting juga, dan mengkonsumsi obat darting rutin. Welcome to the club friend...
Ya masing-masing dari kita pun punya dokter pribadi deh. Yang paling banyak pasti internist deh...
Saya teringat ketika bertemu teman2 kuliah dulu di pemakaman salah satu teman kuliah. Dia masih muda belum mencapai usia 40. Meninggal karena sakit. Disitupun kami terlibat perbincangan "Iya yah ternyata kita dah tua, ada beberapa teman kita yang meninggal, dan hasil check laboratorium kita pun udah banyak bintangnya" hehehe bener juga yah...
Kalau lagi nemenin anak ke dufan, wah saya dah ga sanggup deh naik halilintar dan teman2nya. Paling2 naik istana boneka..hihihi...
Ada beberapa cerita juga yang membuat saya sadar bahwa saya dah tua sih.
Jadi teringat cerita seorang teman yang diundang di acara organisasi jurusan HIMTEK dikampus Binus, setelah dia berbicara dan cerita pada saat kami kuliah dulu, sang moderator pun mengatakan "Bayangkan saat kakak ini kuliah, kita baru dibuat" wkkkkkk..bener juga sih, yang kuliah ditahun 2010 kan usianya paling 18 tahun, mereka lahir kurang lebih tahun 1992dan angkatan kami adalah angkatan 1992. Uuupssss..beneran tua nih..tak bisa dipungkiri lagi hehehe...
Kalo mau tidur saya seringkali memandang wajah anak saya yg satu umur 8 tahun, yang satu umur 6 tahun. Busyet deh..anak gw dah gede nih...
Untuk memasuki usia 40 tahun saya lebih suka merenungi apa yang telah saya lalui, saya perbuat, saya rasakan dan juga apa yang telah saya capai.
Saya sangat bersyukur dengan semua yang telah saya lewati, walaupun mungkin ada beberapa hal yang hasilnya tidak sesuai dengan rencana, tapi saya tetap bersyukur karena semuanya itu bisa menjadi pengalaman yang berharga.
Saya telah berkeluarga, dan mempunyai 2 anak yang lucu dan menyenangkan. Walaupun mungkin saya tidak sesukses teman-teman lain yang sukses, tapi saya bersyukur karena sampai saat ini saya dan keluarga tidak pernah kekurangan.
Seperti pemazmur mengatakan, "Tuhan adalah Gembalaku, tak kan kekurangan aku".
Saya teringat ucapan Ajahn Bramm dalam bukunya "Semua akan berlalu". Ya benar apa yang diucapkan dia. Semua akan berlalu. Semua hal yang menyenangkan, menyedihkan sudah berlalu.
Saya ingin memasuki usia 40 tahun dengan kesadaran yang lebih tinggi. Ingin menjadi lebih baik, lebih bisa mengontrol diri dan ucapan, lebih bijaksana dalam segala hal, lebih bisa merencanakan segala sesuatu dan lebih dekat dengan Tuhan.
Sejujurnya saya sih ga sadar ^_^. Bagaimana dengan anda??
Menurut saya yang membuat kita ga menyadarinya adalah :
Rutinitas
Ya hidup kita yang senantiasa kita jalani tanpa punya waktu untuk merenungi sampai dimana kita berjalan.
Bangun pagi, urus anak2, mandi, makan, berangkat ke kantor, kerja, pulang kerja, mandi, makan, berdoa, tidur. Ya, teruslah seperti itu, terkadang diselingi dengan jalan-jalan, browsing, chatting, buka facebook, dll. Begitu dan begitu terus setiap hari.
Kemampuan yang masih prima
Sebenarnya ini sih relatif, kalo yang membutuhkan tenaga lebih besar mungkin ga lagi. Tapi untuk kegiatan sehari-hari, baik secara kemampuan berfikir, maupun kemampuan fisik sih masih oke lah. Bahkan cenderung prima.
Pergaulan seusia
Kebetulan teman dekat dan teman dikantor saya sih pergaulannya rata2 seusia, bahkan ada yang lebih tua, tapi kami masih suka bercanda, cari makan yang enak2, jalan-jalan. Jadi hidupnya indah ^_^ deh.
Namun saat ini saya sering berpikir, ya sebentar lagi saya akan memasuki usia 40 tahun. Walaupun belum saya ingin melewatinya dengan sadar, karena tahun-tahun sebelumnya saya ga menyadarinya.
Menurut saya sih yang membuat saya sadar adalah :
Uban
Ya, uban mulai tumbuh nih....hiks..hiks..hiks.. Dulu-dulu sih udah ada uban, tapi ga sebanyak sekarang nih. Saya baru tersadar ketika office girl dikantor yang biasa saya suruh cabutin uban bilang gini "Mba kalo dicabutin bisa botak nih...!" Alamak... sebanyak itu kah??
Dan suatu hari saya melihat uban di kumis my hubby, wah..ternyata my hubby pun sudah tua...hehehe....
Menurunnya kesehatan/berkurangnya tenaga
Saya teringat ketika masih kuliah dulu, beberapa kali naik gunung gede, wah indahnya ngeliat bunga edelweis, makan nasi rendang/ayam goreng di puncak gunung disaat orang lain makan indomie hehehe...Makasih buat karyadi yg udah ngasih tips ini.
Wah kalo sekarang ngeliat hasil laboratorium, yg pertama diliat adalah kadar kolesterol, triglersida. Ada bintangnya ga yah?? belum lagi hasil tensi. Kebetulan saya mengidap hypertensi, baru sekitar 2 tahun kayanya. Padahal dulu darah rendah. Wah ternyata kalo ngobrol2 sama teman pun ada yang sakit darting juga, dan mengkonsumsi obat darting rutin. Welcome to the club friend...
Ya masing-masing dari kita pun punya dokter pribadi deh. Yang paling banyak pasti internist deh...
Saya teringat ketika bertemu teman2 kuliah dulu di pemakaman salah satu teman kuliah. Dia masih muda belum mencapai usia 40. Meninggal karena sakit. Disitupun kami terlibat perbincangan "Iya yah ternyata kita dah tua, ada beberapa teman kita yang meninggal, dan hasil check laboratorium kita pun udah banyak bintangnya" hehehe bener juga yah...
Kalau lagi nemenin anak ke dufan, wah saya dah ga sanggup deh naik halilintar dan teman2nya. Paling2 naik istana boneka..hihihi...
Ada beberapa cerita juga yang membuat saya sadar bahwa saya dah tua sih.
Jadi teringat cerita seorang teman yang diundang di acara organisasi jurusan HIMTEK dikampus Binus, setelah dia berbicara dan cerita pada saat kami kuliah dulu, sang moderator pun mengatakan "Bayangkan saat kakak ini kuliah, kita baru dibuat" wkkkkkk..bener juga sih, yang kuliah ditahun 2010 kan usianya paling 18 tahun, mereka lahir kurang lebih tahun 1992dan angkatan kami adalah angkatan 1992. Uuupssss..beneran tua nih..tak bisa dipungkiri lagi hehehe...
Kalo mau tidur saya seringkali memandang wajah anak saya yg satu umur 8 tahun, yang satu umur 6 tahun. Busyet deh..anak gw dah gede nih...
Untuk memasuki usia 40 tahun saya lebih suka merenungi apa yang telah saya lalui, saya perbuat, saya rasakan dan juga apa yang telah saya capai.
Saya sangat bersyukur dengan semua yang telah saya lewati, walaupun mungkin ada beberapa hal yang hasilnya tidak sesuai dengan rencana, tapi saya tetap bersyukur karena semuanya itu bisa menjadi pengalaman yang berharga.
Saya telah berkeluarga, dan mempunyai 2 anak yang lucu dan menyenangkan. Walaupun mungkin saya tidak sesukses teman-teman lain yang sukses, tapi saya bersyukur karena sampai saat ini saya dan keluarga tidak pernah kekurangan.
Seperti pemazmur mengatakan, "Tuhan adalah Gembalaku, tak kan kekurangan aku".
Saya teringat ucapan Ajahn Bramm dalam bukunya "Semua akan berlalu". Ya benar apa yang diucapkan dia. Semua akan berlalu. Semua hal yang menyenangkan, menyedihkan sudah berlalu.
Saya ingin memasuki usia 40 tahun dengan kesadaran yang lebih tinggi. Ingin menjadi lebih baik, lebih bisa mengontrol diri dan ucapan, lebih bijaksana dalam segala hal, lebih bisa merencanakan segala sesuatu dan lebih dekat dengan Tuhan.
Rabu, 25 Mei 2011
Lomie Karet
Awalnya saya makan Lomie Karet ini, di sebuah RM di kawasan dekat pasar Palmerah. Mie yang bentuknya seperti cacing itu awalnya membuat saya geli untuk makan. Tapi setelah mencoba rasanya hmmmmm yummy.....
Karena waktu untuk memasak Lomie ini cukup lama, akhirnya setiap kali mau makan disana, saya pasti pesan lewat telepon dulu 1/2 jam sebelumnya. Jadi kalo saya tiba nunggunya ga terlalu lama. Resep ini adalah rekaan saya, btw kata my hubby sih mirip.
Bahan :
- 500 gram lomie karet
- 100 gram jamur hioko, di cuci, direndam, di iris 1/2 cm, air rendaman jangan
dibuang
- 50 gram udang kering, dicuci, direndam, air rendaman jangan dibuang
- 200 gram ayam daging dada diiris tipis
- 10 buah baso ikan
- 3 butir telur ayam
- 2 liter air
- Sawi hijau secukupnya potong 5 cm
- Sawi putih secukupnya potong 5 cm
- 3 sdm saos tiram
- kecap asin secukupnya
- 2 sdm gula
- lada secukupnya
- 3 siung bawang putih, dikeprek
- 2 sdm minyak sayur
- 2 sdm minyak wijen
Cara memasak :
Tumis bawang putih hingga harum dengan minyak sayur, masukan daging ayam, baso ikan, jamur hioko & udang kering tidak termasuk airnya,setelah harum masukan air rendaman jamur dan udang, tambahkan air, biarkan mendidih, masukan lomie, setelah mendidih masukan bumbu-bumbu, saos tiram, gula, lada, kecap asin, koreksi rasanya. Rebus masakan terus hingga lomie lembut, kalau kurang air tambahkan lagi dan koreksi rasanya kembali.
Setelah lomie lembut dan rasanya pas, masukan sawi hijau dan sawi putih, telur aduk cepat, dan terakhir minyak wijen. Setelah mendidih kembali lomie karet siap dihidangkan.
Tips :
- Lomie karet bisa ditemukan dipasar glodok.
- Enak dimakan bersama acar ketimun dan sambel saus cabe
- Dimakan selagi panas
- Bila mau dibawa atau dimakan belakangan, mie dan kuah ditaro terpisah
Karena waktu untuk memasak Lomie ini cukup lama, akhirnya setiap kali mau makan disana, saya pasti pesan lewat telepon dulu 1/2 jam sebelumnya. Jadi kalo saya tiba nunggunya ga terlalu lama. Resep ini adalah rekaan saya, btw kata my hubby sih mirip.
Bahan :
- 500 gram lomie karet
- 100 gram jamur hioko, di cuci, direndam, di iris 1/2 cm, air rendaman jangan
dibuang
- 50 gram udang kering, dicuci, direndam, air rendaman jangan dibuang
- 200 gram ayam daging dada diiris tipis
- 10 buah baso ikan
- 3 butir telur ayam
- 2 liter air
- Sawi hijau secukupnya potong 5 cm
- Sawi putih secukupnya potong 5 cm
- 3 sdm saos tiram
- kecap asin secukupnya
- 2 sdm gula
- lada secukupnya
- 3 siung bawang putih, dikeprek
- 2 sdm minyak sayur
- 2 sdm minyak wijen
Cara memasak :
Tumis bawang putih hingga harum dengan minyak sayur, masukan daging ayam, baso ikan, jamur hioko & udang kering tidak termasuk airnya,setelah harum masukan air rendaman jamur dan udang, tambahkan air, biarkan mendidih, masukan lomie, setelah mendidih masukan bumbu-bumbu, saos tiram, gula, lada, kecap asin, koreksi rasanya. Rebus masakan terus hingga lomie lembut, kalau kurang air tambahkan lagi dan koreksi rasanya kembali.
Setelah lomie lembut dan rasanya pas, masukan sawi hijau dan sawi putih, telur aduk cepat, dan terakhir minyak wijen. Setelah mendidih kembali lomie karet siap dihidangkan.
Tips :
- Lomie karet bisa ditemukan dipasar glodok.
- Enak dimakan bersama acar ketimun dan sambel saus cabe
- Dimakan selagi panas
- Bila mau dibawa atau dimakan belakangan, mie dan kuah ditaro terpisah
Kamis, 19 Mei 2011
Baso Lo Hoa
Hidangan baso lo hoa ini merupakan salah satu favorite saya nih...Untuk anak-anak sangat baik karena ada campuran sayur di basonya. Yuk kita bikin...
Bahan Kuah :
- 2 buah (250 gr) wortel,potong serong bisa juga dibentuk sesuka hati
- 5 gr jamur kuping, rendam potong 3 X 3 cm
- 1,5 liter kaldu ayam
- 100 gr kapri manis dibuang sudutnya saja
- 3 siung bawang putih, memarkan
- 1 sdt gula pasir
- 1 tangkai daun bawang, iris serong
- 1 tangkai daun seledri, iris sedang
- 1 sdm bawang putih goreng
- Garam secukupnya
Bahan Baso :
- 200 gr daging dada ayam, cincang halus
- 100 gr udang, cincang halus
- 10 gr ebi, sangrai, haluskan
- 3 cm wortel, cincang halus
- 5 gr jamur kuping, rendam , iris halus
- 25 gr soun, rendam sampai mekar, iris halus
- 1 butir putih telur
- 1 sdm tepung kanji
- 1 sdt gula pasir
- Garam secukupnya
- Merica secukupnya
Cara membuat :
Baso
Campur semua bahan dan bentuk bulatan kira-kira 15 bulatan, kemudian kukus. Setelah matang, angkat sisikan
Kuah
Didihkan kaldu ayam, masukan bawang putih yang telah dimemarkan, baso yang telah dikukus,wortel,jamur kuping, garam, gula, setelah wortel matang koreksi rasanya. Setelah pas masukan sisa sayuran, terakhir masukan bawang putih goreng.
Baso Lohoa siap dihidangkan.
Bahan Kuah :
- 2 buah (250 gr) wortel,potong serong bisa juga dibentuk sesuka hati
- 5 gr jamur kuping, rendam potong 3 X 3 cm
- 1,5 liter kaldu ayam
- 100 gr kapri manis dibuang sudutnya saja
- 3 siung bawang putih, memarkan
- 1 sdt gula pasir
- 1 tangkai daun bawang, iris serong
- 1 tangkai daun seledri, iris sedang
- 1 sdm bawang putih goreng
- Garam secukupnya
Bahan Baso :
- 200 gr daging dada ayam, cincang halus
- 100 gr udang, cincang halus
- 10 gr ebi, sangrai, haluskan
- 3 cm wortel, cincang halus
- 5 gr jamur kuping, rendam , iris halus
- 25 gr soun, rendam sampai mekar, iris halus
- 1 butir putih telur
- 1 sdm tepung kanji
- 1 sdt gula pasir
- Garam secukupnya
- Merica secukupnya
Cara membuat :
Baso
Campur semua bahan dan bentuk bulatan kira-kira 15 bulatan, kemudian kukus. Setelah matang, angkat sisikan
Kuah
Didihkan kaldu ayam, masukan bawang putih yang telah dimemarkan, baso yang telah dikukus,wortel,jamur kuping, garam, gula, setelah wortel matang koreksi rasanya. Setelah pas masukan sisa sayuran, terakhir masukan bawang putih goreng.
Baso Lohoa siap dihidangkan.
Rabu, 06 April 2011
Beijing, 6-9 April 2011
6 April 2011
Tiba di Stasiun kereta api Beijing sudah agak sore, akhirnya kami memutuskan naik taksi, karena belum tau lokasi jelasnya hotel yang kami tuju. Padahal kalo kami tau sebelumnya, ternyata hotelnya bisa dicapai dengan naik MRT. Stasiun nya keren, sepi dan bersih.
Setelah bersusah payah akhirnya sampailah kami dihotel, yang terletak di sebelah Tiananmen, saya heran juga kenapa yah susah bener nyari alamat hotel, padahal alamat sudah lengkap bahkan sudah dikasih alamat dalam bahasa mandarin lho, dan ada teman juga yg berbahasa mandarin.
Menurut supir taksi nya, ini hotel kecil jadi susah dan ga familiar. Akhirnya dengan cukup membayar RMB 32, tibalah kami di hotel Forbidden City Hotel.
Setiba dihotel kami beristirahat sebentar sebelum mencari makan malam.
Dengan jarak berjalan kaki kearah depan hotel ada sebuah pusat makanan yang terkenal yaitu Donghuanmen Night Market. Di jalan ini dijual aneka sate, yang unik selain tersedia sate ayam, kambing, babi, seafood,buah, tersedia pula sate kelabang,kalajengking,kuda laut,bintang laut dan binatang seram lainnya.
Selain aneka sate juga di jual aneka mie, pokoknya makan ringan deh. Akhirnya kami beli sate ayam, kambing, dan octopus aja deh. Sate yang lainnya cuku dinikmati lewat foto aja. Oh ya ada juga bulu babi lhoooo.... ga tau deh gimana masaknya tuh.
Setelah puas makan sate, kami maju lagi kemudian belok kanan, tibalah kami di daerah pertokoan yang terkenal, Wangfujing. Waauwww keren banget di dukung dengan udara yang dingin banget, makin berasalah kami seperti diluar negeri....hehehehe....Karena kami semua bukanlah penggila belanja jadi kami cuma tengak-tengok seadanya. Dan tujuan kami kesini adalah mencari Peking Duck yang terkenal itu.
Setelah mencari-cari akhirnya kami menemukan sebuah resto bebek peking yang keren, dengan berat hati karena takut mahal, akhirnya masuklah kami ke resto Quan Yi De. Setelah masuk kami diantar ke lantai 2 dengan lift. Wah ternyata diruangan yang cukup besar ini, banyak orang yg sedang makan juga. Agak terhibur juga sih. Setelah pilih2 menu, akhirnya kami pilih 1 ekor Peking Duck dan 1 porsi sayur. Setelah kami pesan, datanglah sang koki, komplit dengan peralatannya dan 1 ekor Peking Duck. Wah melihat dia memotong bebek, seru deh.
Setelah selesai, ternyata menghasilkan 2 piring kecil kulit bebek garing, 1 potong kepala bebek, 2 piring kecil daging bebek dan 2 piring lumpia basah. Wah ternyata sedikit yah. Pdhal ditulang2 bebeknya masih banyak dagingnya nih. Hehehehe saya paling suka daging dekat tulang. Wah karena harus jaim, diikutin aja deh. Dan cara makannya seperti gambar ini nih. Daging bebek dimasukan di kulit lumpia, diberi daun bawang, saus, kemudian dilipat. Hmmmm ternyata kenyang juga yah. Untung kita pesan sayur (walaupun mahal), setidaknya ada variasi deh. Blenek juga makan bebek. Dan kami pun sangat terbantu dengan sambal ABC yang kami bawa. Untuk semua itu kami harus merogoh kocek sangat dalam yaitu RMB 350.
Setelah selesai makan saya beli 1 bebek ukuran 1,25 kg seharga RMB 68, wah jauh sekali harganya dengan di resto. Kami teruskan perjalanan dan menemukan satu jalan yang ramai dgn penjual kaki 5, mirip chinatown Singapore deh.
Wah banyak jajanan dipinggir jalan. Seru juga nih. Bisa beli oleh2 aneka makanan kecil. Mulai dari permen, enting2, pokoknya banyak deh. Karena hari ini kami baru tiba dari KL, wah terasa cape juga nih. Akhirnya kami putuskan untuk kembali ke hotel. Istirahat, persiapan untuk besok ke Tiananmen dan Temple of Heaven.
Didekat hotel kami menemukan toko buah, Wah buah2annya sangat menarik, karena suhu dingin jadi buah2annya seger banget. Akhirnya kami beli strawberry.... setelah di coba emang bener2 enak, manis dan seger.... Akhirnya tiba dihotel... Ssssssttt istirahat dulu yah besok pagi mau ikut upacara bendera jam 5.30 harus udah siap...kata Laushi....
7 April 2011
Bangun pagi, ga bisa mandi, sikat gigi aja. Menggigil boooo.... Suhu berkisar antara 6-17 derajat. Lumayan irit baju, ga usah ganti juga ga bau hehehehe. Wah udah ditunggu Laushi nih, mau liat upacara bendera di depan Tiananmen.
Perjalanan ke Tiananmen cukup sulit mengingat udara yang dingin setengah mati, ditambah lagi angin yang lumayan kenceng. Brrrrrrr.... Caiyoooo... Setiba di Tiananmen, orang2 sudah mulai rame, tp upacara belum dimulai. Duuuuh...jauh2 ke Beijing ikut upacara, di Indo aja ga pernah ikut upacara nih.
Tak berapa lama, keluarlah prajurit dari dalam Tiananmen, jumlahnya banyak, ga tau berapa. Mereka membawa bendera yang akan dikibarkan. Dilapangan didepan Tiananmen, ternyata sudah banyak prajurit yang sudah berbaris rapi. Wah dari tadi ga keliatan karena masih tertutup kabut.
Setelah melihat upacara, ternyata kami belum boleh masuk ke Tiananmen, mungkin mereka masih siap2 yah. Lagi pula masih terlalu pagi. Akhirnya kami masuk ke Taman di sebelah Tiananmen, namanya Zhong Dian Fang Huo Dan Wei. Tamannya bersih dan sepi. Tiket masuknya RMB 3.
Ditaman ini kami sempat foto-foto sebentar, bagus, bersih, chinese banget, dan ada pohon bunga Tahoa. Yang berwarna pink itu lho. Setelah foto2 sebentar kami keluar, karena mau buru2 masuk ke Tiananmen, kami kira buka jam 8, ternyata belum buka juga. Huhhh...nyesel juga mending nunggu didalam taman deh. Masih banyak yang belum dikunjungi soalnya.
Akhirnya kami berjalan2 didepan di depan Tiananmen.
Setelah menunggu agak lama akhirnya, kami diperbolehkan masuk, masuknya sih seingat saya gratis, untuk masuk ke museum2 disamping kanan kirinya bayar RMB 10.
Karena kita ga ngerti bahasanya, yah jadi kita foto2 aja deh. Oh ya dibagian belakang ada bagian namanya Forbidden City, dan kita harus bayar RMB 10.
Yang saya tampilkan difoto2 diatas ada beberapa yang unik, misalnya jam jaman dahulu kala, large stone carving, 5 stars toilet (toilet aja ada ratingnya yah), pohon berotot. Saya lupa berapa lama kami sudah berjalan dari depan sampai belakang, yang pasti cukup lama, namun buat saya ga terlalu melelahkan karena selain udara dingin, banyak objek yang bisa di foto. Malkumlah masih amatiran jadi masih norak2nya nih. hihihihi...
Setelah tiba dihalaman belakang kami bertanya kepada Pak Polisi, bis menuju Temple Of Heaven, walaupun awalnya baik, lama2 dia jutek juga, karena yang nanya sampai 3 orang dengan tampang lugu. Btw akhirnya kami naik bislah ke Temple Of Heaven. Akhirnya dengan perjuangan yang cukup melelahkan karena banyak berpikir soal transportasi kami bisa tiba di tujuan.
Dengan membayar RMB 35, masuklah kami. Yang pertama dilihat adalah Seven Stars Stone, kemudian pohon yang ber urat2, dan bunga pink yang bagus kalo ga salah namanya Tao Hwa, bukan mei hwa karena bunga mei hwa sudah jarang sekarang.
Tiba di Stasiun kereta api Beijing sudah agak sore, akhirnya kami memutuskan naik taksi, karena belum tau lokasi jelasnya hotel yang kami tuju. Padahal kalo kami tau sebelumnya, ternyata hotelnya bisa dicapai dengan naik MRT. Stasiun nya keren, sepi dan bersih.
Setelah bersusah payah akhirnya sampailah kami dihotel, yang terletak di sebelah Tiananmen, saya heran juga kenapa yah susah bener nyari alamat hotel, padahal alamat sudah lengkap bahkan sudah dikasih alamat dalam bahasa mandarin lho, dan ada teman juga yg berbahasa mandarin.
Menurut supir taksi nya, ini hotel kecil jadi susah dan ga familiar. Akhirnya dengan cukup membayar RMB 32, tibalah kami di hotel Forbidden City Hotel.
Setiba dihotel kami beristirahat sebentar sebelum mencari makan malam.
Dengan jarak berjalan kaki kearah depan hotel ada sebuah pusat makanan yang terkenal yaitu Donghuanmen Night Market. Di jalan ini dijual aneka sate, yang unik selain tersedia sate ayam, kambing, babi, seafood,buah, tersedia pula sate kelabang,kalajengking,kuda laut,bintang laut dan binatang seram lainnya.
Selain aneka sate juga di jual aneka mie, pokoknya makan ringan deh. Akhirnya kami beli sate ayam, kambing, dan octopus aja deh. Sate yang lainnya cuku dinikmati lewat foto aja. Oh ya ada juga bulu babi lhoooo.... ga tau deh gimana masaknya tuh.
Setelah puas makan sate, kami maju lagi kemudian belok kanan, tibalah kami di daerah pertokoan yang terkenal, Wangfujing. Waauwww keren banget di dukung dengan udara yang dingin banget, makin berasalah kami seperti diluar negeri....hehehehe....Karena kami semua bukanlah penggila belanja jadi kami cuma tengak-tengok seadanya. Dan tujuan kami kesini adalah mencari Peking Duck yang terkenal itu.
Setelah mencari-cari akhirnya kami menemukan sebuah resto bebek peking yang keren, dengan berat hati karena takut mahal, akhirnya masuklah kami ke resto Quan Yi De. Setelah masuk kami diantar ke lantai 2 dengan lift. Wah ternyata diruangan yang cukup besar ini, banyak orang yg sedang makan juga. Agak terhibur juga sih. Setelah pilih2 menu, akhirnya kami pilih 1 ekor Peking Duck dan 1 porsi sayur. Setelah kami pesan, datanglah sang koki, komplit dengan peralatannya dan 1 ekor Peking Duck. Wah melihat dia memotong bebek, seru deh.
Setelah selesai, ternyata menghasilkan 2 piring kecil kulit bebek garing, 1 potong kepala bebek, 2 piring kecil daging bebek dan 2 piring lumpia basah. Wah ternyata sedikit yah. Pdhal ditulang2 bebeknya masih banyak dagingnya nih. Hehehehe saya paling suka daging dekat tulang. Wah karena harus jaim, diikutin aja deh. Dan cara makannya seperti gambar ini nih. Daging bebek dimasukan di kulit lumpia, diberi daun bawang, saus, kemudian dilipat. Hmmmm ternyata kenyang juga yah. Untung kita pesan sayur (walaupun mahal), setidaknya ada variasi deh. Blenek juga makan bebek. Dan kami pun sangat terbantu dengan sambal ABC yang kami bawa. Untuk semua itu kami harus merogoh kocek sangat dalam yaitu RMB 350.
Setelah selesai makan saya beli 1 bebek ukuran 1,25 kg seharga RMB 68, wah jauh sekali harganya dengan di resto. Kami teruskan perjalanan dan menemukan satu jalan yang ramai dgn penjual kaki 5, mirip chinatown Singapore deh.
Wah banyak jajanan dipinggir jalan. Seru juga nih. Bisa beli oleh2 aneka makanan kecil. Mulai dari permen, enting2, pokoknya banyak deh. Karena hari ini kami baru tiba dari KL, wah terasa cape juga nih. Akhirnya kami putuskan untuk kembali ke hotel. Istirahat, persiapan untuk besok ke Tiananmen dan Temple of Heaven.
Didekat hotel kami menemukan toko buah, Wah buah2annya sangat menarik, karena suhu dingin jadi buah2annya seger banget. Akhirnya kami beli strawberry.... setelah di coba emang bener2 enak, manis dan seger.... Akhirnya tiba dihotel... Ssssssttt istirahat dulu yah besok pagi mau ikut upacara bendera jam 5.30 harus udah siap...kata Laushi....
7 April 2011
Bangun pagi, ga bisa mandi, sikat gigi aja. Menggigil boooo.... Suhu berkisar antara 6-17 derajat. Lumayan irit baju, ga usah ganti juga ga bau hehehehe. Wah udah ditunggu Laushi nih, mau liat upacara bendera di depan Tiananmen.
Perjalanan ke Tiananmen cukup sulit mengingat udara yang dingin setengah mati, ditambah lagi angin yang lumayan kenceng. Brrrrrrr.... Caiyoooo... Setiba di Tiananmen, orang2 sudah mulai rame, tp upacara belum dimulai. Duuuuh...jauh2 ke Beijing ikut upacara, di Indo aja ga pernah ikut upacara nih.
Tak berapa lama, keluarlah prajurit dari dalam Tiananmen, jumlahnya banyak, ga tau berapa. Mereka membawa bendera yang akan dikibarkan. Dilapangan didepan Tiananmen, ternyata sudah banyak prajurit yang sudah berbaris rapi. Wah dari tadi ga keliatan karena masih tertutup kabut.
Setelah melihat upacara, ternyata kami belum boleh masuk ke Tiananmen, mungkin mereka masih siap2 yah. Lagi pula masih terlalu pagi. Akhirnya kami masuk ke Taman di sebelah Tiananmen, namanya Zhong Dian Fang Huo Dan Wei. Tamannya bersih dan sepi. Tiket masuknya RMB 3.
Ditaman ini kami sempat foto-foto sebentar, bagus, bersih, chinese banget, dan ada pohon bunga Tahoa. Yang berwarna pink itu lho. Setelah foto2 sebentar kami keluar, karena mau buru2 masuk ke Tiananmen, kami kira buka jam 8, ternyata belum buka juga. Huhhh...nyesel juga mending nunggu didalam taman deh. Masih banyak yang belum dikunjungi soalnya.
Akhirnya kami berjalan2 didepan di depan Tiananmen.
Setelah menunggu agak lama akhirnya, kami diperbolehkan masuk, masuknya sih seingat saya gratis, untuk masuk ke museum2 disamping kanan kirinya bayar RMB 10.
Karena kita ga ngerti bahasanya, yah jadi kita foto2 aja deh. Oh ya dibagian belakang ada bagian namanya Forbidden City, dan kita harus bayar RMB 10.
Yang saya tampilkan difoto2 diatas ada beberapa yang unik, misalnya jam jaman dahulu kala, large stone carving, 5 stars toilet (toilet aja ada ratingnya yah), pohon berotot. Saya lupa berapa lama kami sudah berjalan dari depan sampai belakang, yang pasti cukup lama, namun buat saya ga terlalu melelahkan karena selain udara dingin, banyak objek yang bisa di foto. Malkumlah masih amatiran jadi masih norak2nya nih. hihihihi...
Setelah tiba dihalaman belakang kami bertanya kepada Pak Polisi, bis menuju Temple Of Heaven, walaupun awalnya baik, lama2 dia jutek juga, karena yang nanya sampai 3 orang dengan tampang lugu. Btw akhirnya kami naik bislah ke Temple Of Heaven. Akhirnya dengan perjuangan yang cukup melelahkan karena banyak berpikir soal transportasi kami bisa tiba di tujuan.
Dengan membayar RMB 35, masuklah kami. Yang pertama dilihat adalah Seven Stars Stone, kemudian pohon yang ber urat2, dan bunga pink yang bagus kalo ga salah namanya Tao Hwa, bukan mei hwa karena bunga mei hwa sudah jarang sekarang.
Tianjin, 6 April 2011
Dengan penerbangan Air Asia X dari Kuala Lumpur kami tiba di Airport Tianjin. Dikota ini kami hanya transit, karena kami mau melanjutkan perjalanan ke Beijing.
Dengan bekal informasi yang sudah saya browsing sebelumnya, kami harus ke gate 2, dan naik bis seharga RMB 10/org ke stasiun kereta api.
Wah saat ini, suhu udaranya masih cukup dingin, pohon2 pun tidak berdaun. Saya tidak tau pasti suhunya, karena saat naik bis, terasa hangat.
Sekitar 20 menit sampai deh di stasiun kereta api Tianjin. Sebenarnya pengen banget jalan2 di kota Tianjin, tapi sayangnya kami harus segera ke Beijing, karena takut kemaleman, dan belum tau lokasi hotelnya.
Dengan membeli tiket kereta api seharga RMB 58, kami akhirnya naik kereta CRH, kereta api versi baru dengan kecepatan yang lebih tinggi.
Di ruang tunggu stasiun kami menemukan satu toko yang menjual oleh2. Dan berdasarkan referensi dari teman, disini banyak sekali jenis kue kepang, dari yang kecil sampai yang besar. Dengan rasa yang beragam juga. Rasanya enak, dan ga keras. Akhirnya saya beli satu kotak untuk oleh2.
Nah inilah keretanya. Berdasarkan informasi kecepatan tertingginya 330 km/jam. Wah seneng nih bisa ngerasain kereta cepet kaya gini. Tianjin-Beijing hampir sama dengan Jakarta-Bandung, hanya ditempuh dengan waktu 20 menit. Woooowwww....
Nah ini suasana didalam keretanya, dapat minum lho, bisa nambah lagi, tinggal ambil aja dibagian depan. Yah lumayan deh buat bekal. Keretanya super bersih, super nyaman.
Ada pramugarinya yang menawarkan souvenir berbentuk CRH yang berfungi sebagai senter, akhirnya saya beli kalo ga salah RMB 10 deh. Kirain terbuat dari besi, ternyata dari plastik.
Dengan bekal informasi yang sudah saya browsing sebelumnya, kami harus ke gate 2, dan naik bis seharga RMB 10/org ke stasiun kereta api.
Wah saat ini, suhu udaranya masih cukup dingin, pohon2 pun tidak berdaun. Saya tidak tau pasti suhunya, karena saat naik bis, terasa hangat.
Sekitar 20 menit sampai deh di stasiun kereta api Tianjin. Sebenarnya pengen banget jalan2 di kota Tianjin, tapi sayangnya kami harus segera ke Beijing, karena takut kemaleman, dan belum tau lokasi hotelnya.
Dengan membeli tiket kereta api seharga RMB 58, kami akhirnya naik kereta CRH, kereta api versi baru dengan kecepatan yang lebih tinggi.
Di ruang tunggu stasiun kami menemukan satu toko yang menjual oleh2. Dan berdasarkan referensi dari teman, disini banyak sekali jenis kue kepang, dari yang kecil sampai yang besar. Dengan rasa yang beragam juga. Rasanya enak, dan ga keras. Akhirnya saya beli satu kotak untuk oleh2.
Nah inilah keretanya. Berdasarkan informasi kecepatan tertingginya 330 km/jam. Wah seneng nih bisa ngerasain kereta cepet kaya gini. Tianjin-Beijing hampir sama dengan Jakarta-Bandung, hanya ditempuh dengan waktu 20 menit. Woooowwww....
Nah ini suasana didalam keretanya, dapat minum lho, bisa nambah lagi, tinggal ambil aja dibagian depan. Yah lumayan deh buat bekal. Keretanya super bersih, super nyaman.
Ada pramugarinya yang menawarkan souvenir berbentuk CRH yang berfungi sebagai senter, akhirnya saya beli kalo ga salah RMB 10 deh. Kirain terbuat dari besi, ternyata dari plastik.
Selasa, 05 April 2011
Kuala Lumpur, 5-6 April 2011
Rute, 5 April 2011 :
Jakarta-->Pesawat ke KL --->Naik MRT ke Central--> Taxi ke Bukit Bintang Plaza--> jalan kaki ke Suria Mall-->taxi ke Petaling Street-->taxi ke Sungei Wang-->jalan kaki ke bukit bintang-->naik mobil teman ke nasi lemak Pak Bos-->naik mobil kerumah teman-->naik mobil teman ke Bukit Bintang Plaza.
Rute, 6 April 2011 :
Bukit Bintang Plaza-->taxi ke LCCT-->Pesawat ke Tianjin
Semalam di Kuala Lumpur Selasa-Rabu, 5-6 April 2011
Dengan penerbangan Air Asia pagi kami berangkat menuju Kuala Lumpur. Setiba di LCCT kami naik Sky Bus menuju KL Sentral, yang telah kami pesan sebelumnya melalui situs air asia.http://www .skybus.com.my dengan biaya RM 9. Setiba di KL Sentral kami memutuskan naik taksi ke Bukit Bintang menuju penginapan kami di KL Plaza. Di apartemen riyani wong pun kami menginap. Biaya permalam per kamar per 2 orang adalah RM 85. Dengan kamar mandi diluar. Yah untuk tempat transit apartemen ini sangat direkomendasikan orang, karena lokasi yg strategis di daerah bukit bintang.
Setelah check in dan kami cari makan dulu, akhirnya kami ke Mall Pavillion, di seberang KL Plaza. Dan kami makan di food Court dengan berbagai macam pilihan makanan. Saya sendiri mencoba aneka lumpia. ada 3 macam lumpia yang menurut saya enak.
Paket lumpia ini terdiri dari 3 macam lumpia. Yaitu lumpia goreng, lumpia basah dan salad lumpia. Nah salad lumpia inilah yang baru pertama kali saya makan. Hmmmm Enak lho....
Ada juga laksa yang kami pesan, kuahnya yang bersantan kental itu, walaupun rasanya enak...wah buat kami menakutkan. Maklumlah usia kami kan bukan belasan lagi. Jadi terbayanglah kandungan kolesterol yang ada didalam kuah laksa yang lezat itu.Akhirnya hanya isinya yang kami makan dan kuahnya kami tinggalkan deh.
Setelah kami santap siang, akhirnya kami keluar dari mall karena buat kami tak ada yg menarik di mall ini, saya pikir isinya sama dengan mall-mall yang ada dijakarta, seperti Plaza Indonesia, Grand Indonesia. Kami lanjutkan perjalanan menuju Twin Tower.
Setelah berputar-putar bertanya-tanya akhirnya kami menemukan Twin Tower. Wah cuaca agak mendung siang ini. Jadi hasil foto kurang bagus nih.
Karena siang hari, kami tidak bisa menaiki Twin Tower, akhirnya kami ke Suria Mall yang menjadi satu dengan Twin Tower.
Pemandangan yang cukup indah di depan Suria Mall. Terlihat sepasang kakek nenek yang sedang berjalan sambil mengobrol dengan asyiknya di pinggir air mancur simfonik. Wah romantisnya pasangan ini.
Di Suria Mall ini kami menikmati Es Campur Durian. Wah enaknya makan disiang hari dengan pemandangan air mancur simfonik di depan Suria Mall.
Dari Suria Mall kami ke Petaling Street. Dikunjungan terdahulu ga sempat ke Petaling. Karena hari hujan akhirnya memutuskan naik taxi. Akhirnya mengantrilah kami di lobby mall. Wah ternyata dapat taxi yang besar, lebih mahal tapi lega banget. Modelnya seperti mini van. Sampai di Petaling masih hujan, ga punya payung lagi. Setelah tiba di Petaling wah tempatnya agak kumuh dan berantakan, ditambah hujan deras, wah akhirnya kami cuma liat-liat sebentar kemudian naik taxi lagi ke Sungei Wang.
Disungei wang ini berdasarkan informasi teman ada toko sepatu dan tas yang terkenal di Malaysia yaitu Vincci. Setelah berputar-putar di sungei wang akhirnya ketemulah toko Vincci. Wah ramainya. Kami ikut-ikutan mencari-cari sepatu, sendal or tas yang cocok. Wah ternyata ga ada yang cocok. At least kami jadi tau lah ternyata Vincci seperti itu. Maklum kami penggila jalan-jalan bukan penggila shopping hehehe
Didepan Sungei wang ada lambang tune hotel yang menurut kami lucu sekali. Nah inilah gambarnya. Walaupun ga ngerti apa maksud gambar ini, tapi buat kami cukup menarik perhatian.
Dari sini kami berjalan kaki kearah bukit bintang. Diperjalanan kami menemukan penjual es krim yang unik. Yang tidak tumpah saat dibalik. Saya ingat pernah menonton ulasannya di TV. Kalau ga salah pedagangnya dari Turky deh.
Sampai di bukit bintang planningnya kami mau istirahat, tapi karena dapat telepon dari teman di Malaysia yang mau ajak makan akhirnya kami berkunjung lagi ke Vincci, yang ternyata ada dibawah apartemen kami KL Plaza. Setelah menunggu beberapa lama akhirnya kami bertemu dengan Taza, teman saya orang Malaysia. Setelah berbincang-bincang jadilah kami makan nasi lemak, dekat rumah Taza.
Nasi Lemak Pak Boss. Wah ternyata nasi lemak dengan lauk yang kami bisa pilih sendiri. Ada ayam goreng, rendang, paru dll. Rasanya ehmmmm enak lho... Terlebih lagi karena di traktir Taza jadi lebih enak deh...
Setelah makan kami diajak mampir ke rumah Taza, wah ternyata konsep perumahan di Malaysia sama dengan di Indonesia deh.
Sebelum kami pulang kami diantar Taza ke Twin Tower lagi, untuk melihat Twin Tower di waktu malam. Wah bagus deh. Sayangnya karena malam hari dan peralatan seadanya, kami kesulitan mengambil gambar.
Setelah itu kami diantar ke Bukit Bintang, KL Plaza tempat kami menginap.
Esok paginya kami bangun pagi2 sekali karena kami menumpang pesawat dengan penerbangan pertama menuju Tianjin. Jam 8.30 Jarak dari bukit bintang ke LCCT kurang lebih 1 jam. Waktu check in 2 jam. Alhasil jam 5 pagi kami sudah berangkat. Ternyata taksi yang kami pesan terlambat, akhirnya kami memutuskan untuk naik taksi lainnya. Pas ada didepan penginapan. Ternyata supirnya meminta pakai argo saja. Yah lumayan lah setidaknya lebih fair. Di argo sih tertera RM 65, setelah di kalkulasi akhir include tol, dan extra charge karena pagi2 sekali akhirnya kami harus membayar RM 102.
Kami segera ke counter self check in, dan setelah itu ke counter bagasi. Wah sepertinya penerbangan hari ini ke Tianjin cukup ramai karena ada rombongan.
Setelah selesai kami sarapan dulu akh. Pilihan saya jatuh pada Asam Laksa. Wah makanan ini asam rasanya. Untung aja perut saya kuat nih. Sedangkan yang lain memilih nasi hainam, dan nasi lemak.
Setelah kami menyelesaikan proses imigrasi itu kami siap2 keruang tunggu karena sebentar lagi kami akan berangkat. Dan kami pun berhasil menyelundupkan air minum. Caranya air minum kami bungkus dengan kain. Pintar kan..hehehe... Pesawatnya on time lho. Wah baru pertama kali buat saya naik Air Asia X. Ternyata pesawatnya cukup besar, dengan komposisi bangku 3-3-3.
Perjalanan panjang pun dimulai, kira2 6 jam. Untung kami sudah pesan makanan melalui pre book meals. Jadi tidak akan kelaparan dan menghemat RM 2.
Jakarta-->Pesawat ke KL --->Naik MRT ke Central--> Taxi ke Bukit Bintang Plaza--> jalan kaki ke Suria Mall-->taxi ke Petaling Street-->taxi ke Sungei Wang-->jalan kaki ke bukit bintang-->naik mobil teman ke nasi lemak Pak Bos-->naik mobil kerumah teman-->naik mobil teman ke Bukit Bintang Plaza.
Rute, 6 April 2011 :
Bukit Bintang Plaza-->taxi ke LCCT-->Pesawat ke Tianjin
Semalam di Kuala Lumpur Selasa-Rabu, 5-6 April 2011
Dengan penerbangan Air Asia pagi kami berangkat menuju Kuala Lumpur. Setiba di LCCT kami naik Sky Bus menuju KL Sentral, yang telah kami pesan sebelumnya melalui situs air asia.http://www .skybus.com.my dengan biaya RM 9. Setiba di KL Sentral kami memutuskan naik taksi ke Bukit Bintang menuju penginapan kami di KL Plaza. Di apartemen riyani wong pun kami menginap. Biaya permalam per kamar per 2 orang adalah RM 85. Dengan kamar mandi diluar. Yah untuk tempat transit apartemen ini sangat direkomendasikan orang, karena lokasi yg strategis di daerah bukit bintang.
Setelah check in dan kami cari makan dulu, akhirnya kami ke Mall Pavillion, di seberang KL Plaza. Dan kami makan di food Court dengan berbagai macam pilihan makanan. Saya sendiri mencoba aneka lumpia. ada 3 macam lumpia yang menurut saya enak.
Paket lumpia ini terdiri dari 3 macam lumpia. Yaitu lumpia goreng, lumpia basah dan salad lumpia. Nah salad lumpia inilah yang baru pertama kali saya makan. Hmmmm Enak lho....
Ada juga laksa yang kami pesan, kuahnya yang bersantan kental itu, walaupun rasanya enak...wah buat kami menakutkan. Maklumlah usia kami kan bukan belasan lagi. Jadi terbayanglah kandungan kolesterol yang ada didalam kuah laksa yang lezat itu.Akhirnya hanya isinya yang kami makan dan kuahnya kami tinggalkan deh.
Setelah kami santap siang, akhirnya kami keluar dari mall karena buat kami tak ada yg menarik di mall ini, saya pikir isinya sama dengan mall-mall yang ada dijakarta, seperti Plaza Indonesia, Grand Indonesia. Kami lanjutkan perjalanan menuju Twin Tower.
Setelah berputar-putar bertanya-tanya akhirnya kami menemukan Twin Tower. Wah cuaca agak mendung siang ini. Jadi hasil foto kurang bagus nih.
Karena siang hari, kami tidak bisa menaiki Twin Tower, akhirnya kami ke Suria Mall yang menjadi satu dengan Twin Tower.
Pemandangan yang cukup indah di depan Suria Mall. Terlihat sepasang kakek nenek yang sedang berjalan sambil mengobrol dengan asyiknya di pinggir air mancur simfonik. Wah romantisnya pasangan ini.
Di Suria Mall ini kami menikmati Es Campur Durian. Wah enaknya makan disiang hari dengan pemandangan air mancur simfonik di depan Suria Mall.
Dari Suria Mall kami ke Petaling Street. Dikunjungan terdahulu ga sempat ke Petaling. Karena hari hujan akhirnya memutuskan naik taxi. Akhirnya mengantrilah kami di lobby mall. Wah ternyata dapat taxi yang besar, lebih mahal tapi lega banget. Modelnya seperti mini van. Sampai di Petaling masih hujan, ga punya payung lagi. Setelah tiba di Petaling wah tempatnya agak kumuh dan berantakan, ditambah hujan deras, wah akhirnya kami cuma liat-liat sebentar kemudian naik taxi lagi ke Sungei Wang.
Disungei wang ini berdasarkan informasi teman ada toko sepatu dan tas yang terkenal di Malaysia yaitu Vincci. Setelah berputar-putar di sungei wang akhirnya ketemulah toko Vincci. Wah ramainya. Kami ikut-ikutan mencari-cari sepatu, sendal or tas yang cocok. Wah ternyata ga ada yang cocok. At least kami jadi tau lah ternyata Vincci seperti itu. Maklum kami penggila jalan-jalan bukan penggila shopping hehehe
Didepan Sungei wang ada lambang tune hotel yang menurut kami lucu sekali. Nah inilah gambarnya. Walaupun ga ngerti apa maksud gambar ini, tapi buat kami cukup menarik perhatian.
Dari sini kami berjalan kaki kearah bukit bintang. Diperjalanan kami menemukan penjual es krim yang unik. Yang tidak tumpah saat dibalik. Saya ingat pernah menonton ulasannya di TV. Kalau ga salah pedagangnya dari Turky deh.
Sampai di bukit bintang planningnya kami mau istirahat, tapi karena dapat telepon dari teman di Malaysia yang mau ajak makan akhirnya kami berkunjung lagi ke Vincci, yang ternyata ada dibawah apartemen kami KL Plaza. Setelah menunggu beberapa lama akhirnya kami bertemu dengan Taza, teman saya orang Malaysia. Setelah berbincang-bincang jadilah kami makan nasi lemak, dekat rumah Taza.
Nasi Lemak Pak Boss. Wah ternyata nasi lemak dengan lauk yang kami bisa pilih sendiri. Ada ayam goreng, rendang, paru dll. Rasanya ehmmmm enak lho... Terlebih lagi karena di traktir Taza jadi lebih enak deh...
Setelah makan kami diajak mampir ke rumah Taza, wah ternyata konsep perumahan di Malaysia sama dengan di Indonesia deh.
Sebelum kami pulang kami diantar Taza ke Twin Tower lagi, untuk melihat Twin Tower di waktu malam. Wah bagus deh. Sayangnya karena malam hari dan peralatan seadanya, kami kesulitan mengambil gambar.
Setelah itu kami diantar ke Bukit Bintang, KL Plaza tempat kami menginap.
Esok paginya kami bangun pagi2 sekali karena kami menumpang pesawat dengan penerbangan pertama menuju Tianjin. Jam 8.30 Jarak dari bukit bintang ke LCCT kurang lebih 1 jam. Waktu check in 2 jam. Alhasil jam 5 pagi kami sudah berangkat. Ternyata taksi yang kami pesan terlambat, akhirnya kami memutuskan untuk naik taksi lainnya. Pas ada didepan penginapan. Ternyata supirnya meminta pakai argo saja. Yah lumayan lah setidaknya lebih fair. Di argo sih tertera RM 65, setelah di kalkulasi akhir include tol, dan extra charge karena pagi2 sekali akhirnya kami harus membayar RM 102.
Kami segera ke counter self check in, dan setelah itu ke counter bagasi. Wah sepertinya penerbangan hari ini ke Tianjin cukup ramai karena ada rombongan.
Setelah selesai kami sarapan dulu akh. Pilihan saya jatuh pada Asam Laksa. Wah makanan ini asam rasanya. Untung aja perut saya kuat nih. Sedangkan yang lain memilih nasi hainam, dan nasi lemak.
Setelah kami menyelesaikan proses imigrasi itu kami siap2 keruang tunggu karena sebentar lagi kami akan berangkat. Dan kami pun berhasil menyelundupkan air minum. Caranya air minum kami bungkus dengan kain. Pintar kan..hehehe... Pesawatnya on time lho. Wah baru pertama kali buat saya naik Air Asia X. Ternyata pesawatnya cukup besar, dengan komposisi bangku 3-3-3.
Perjalanan panjang pun dimulai, kira2 6 jam. Untung kami sudah pesan makanan melalui pre book meals. Jadi tidak akan kelaparan dan menghemat RM 2.
Langganan:
Komentar (Atom)











































