Rabu, 06 April 2011

Beijing, 6-9 April 2011

6 April 2011

Tiba di Stasiun kereta api Beijing sudah agak sore, akhirnya kami memutuskan naik taksi, karena belum tau lokasi jelasnya hotel yang kami tuju. Padahal kalo kami tau sebelumnya, ternyata hotelnya bisa dicapai dengan naik MRT. Stasiun nya keren, sepi dan bersih.
Setelah bersusah payah akhirnya sampailah kami dihotel, yang terletak di sebelah Tiananmen, saya heran juga kenapa yah susah bener nyari alamat hotel, padahal alamat sudah lengkap bahkan sudah dikasih alamat dalam bahasa mandarin lho, dan ada teman juga yg berbahasa mandarin.
Menurut supir taksi nya, ini hotel kecil jadi susah dan ga familiar. Akhirnya dengan cukup membayar RMB 32, tibalah kami di hotel Forbidden City Hotel.
Setiba dihotel kami beristirahat sebentar sebelum mencari makan malam.
Dengan jarak berjalan kaki kearah depan hotel ada sebuah pusat makanan yang terkenal yaitu Donghuanmen Night Market. Di jalan ini dijual aneka sate, yang unik selain tersedia sate ayam, kambing, babi, seafood,buah, tersedia pula sate kelabang,kalajengking,kuda laut,bintang laut dan binatang seram lainnya.
Selain aneka sate juga di jual aneka mie, pokoknya makan ringan deh. Akhirnya kami beli sate ayam, kambing, dan octopus aja deh. Sate yang lainnya cuku dinikmati lewat foto aja. Oh ya ada juga bulu babi lhoooo.... ga tau deh gimana masaknya tuh.
Setelah puas makan sate, kami maju lagi kemudian belok kanan, tibalah kami di daerah pertokoan yang terkenal, Wangfujing. Waauwww keren banget di dukung dengan udara yang dingin banget, makin berasalah kami seperti diluar negeri....hehehehe....Karena kami semua bukanlah penggila belanja jadi kami cuma tengak-tengok seadanya. Dan tujuan kami kesini adalah mencari Peking Duck yang terkenal itu.
Setelah mencari-cari akhirnya kami menemukan sebuah resto bebek peking yang keren, dengan berat hati karena takut mahal, akhirnya masuklah kami ke resto Quan Yi De. Setelah masuk kami diantar ke lantai 2 dengan lift. Wah ternyata diruangan yang cukup besar ini, banyak orang yg sedang makan juga. Agak terhibur juga sih. Setelah pilih2 menu, akhirnya kami pilih 1 ekor Peking Duck dan 1 porsi sayur. Setelah kami pesan, datanglah sang koki, komplit dengan peralatannya dan 1 ekor Peking Duck. Wah melihat dia memotong bebek, seru deh.
Setelah selesai, ternyata menghasilkan 2 piring kecil kulit bebek garing, 1 potong kepala bebek, 2 piring kecil daging bebek dan 2 piring lumpia basah. Wah ternyata sedikit yah. Pdhal ditulang2 bebeknya masih banyak dagingnya nih. Hehehehe saya paling suka daging dekat tulang. Wah karena harus jaim, diikutin aja deh. Dan cara makannya seperti gambar ini nih. Daging bebek dimasukan di kulit lumpia, diberi daun bawang, saus, kemudian dilipat. Hmmmm ternyata kenyang juga yah. Untung kita pesan sayur (walaupun mahal), setidaknya ada variasi deh. Blenek juga makan bebek. Dan kami pun sangat terbantu dengan sambal ABC yang kami bawa. Untuk semua itu kami harus merogoh kocek sangat dalam yaitu RMB 350.
Setelah selesai makan saya beli 1 bebek ukuran 1,25 kg seharga RMB 68, wah jauh sekali harganya dengan di resto. Kami teruskan perjalanan dan menemukan satu jalan yang ramai dgn penjual kaki 5, mirip chinatown Singapore deh.
Wah banyak jajanan dipinggir jalan. Seru juga nih. Bisa beli oleh2 aneka makanan kecil. Mulai dari permen, enting2, pokoknya banyak deh. Karena hari ini kami baru tiba dari KL, wah terasa cape juga nih. Akhirnya kami putuskan untuk kembali ke hotel. Istirahat, persiapan untuk besok ke Tiananmen dan Temple of Heaven.
Didekat hotel kami menemukan toko buah, Wah buah2annya sangat menarik, karena suhu dingin jadi buah2annya seger banget. Akhirnya kami beli strawberry.... setelah di coba emang bener2 enak, manis dan seger.... Akhirnya tiba dihotel... Ssssssttt istirahat dulu yah besok pagi mau ikut upacara bendera jam 5.30 harus udah siap...kata Laushi....

7 April 2011
Bangun pagi, ga bisa mandi, sikat gigi aja. Menggigil boooo.... Suhu berkisar antara 6-17 derajat. Lumayan irit baju, ga usah ganti juga ga bau hehehehe. Wah udah ditunggu Laushi nih, mau liat upacara bendera di depan Tiananmen.
Perjalanan ke Tiananmen cukup sulit mengingat udara yang dingin setengah mati, ditambah lagi angin yang lumayan kenceng. Brrrrrrr.... Caiyoooo... Setiba di Tiananmen, orang2 sudah mulai rame, tp upacara belum dimulai. Duuuuh...jauh2 ke Beijing ikut upacara, di Indo aja ga pernah ikut upacara nih.
Tak berapa lama, keluarlah prajurit dari dalam Tiananmen, jumlahnya banyak, ga tau berapa. Mereka membawa bendera yang akan dikibarkan. Dilapangan didepan Tiananmen, ternyata sudah banyak prajurit yang sudah berbaris rapi. Wah dari tadi ga keliatan karena masih tertutup kabut.
Setelah melihat upacara, ternyata kami belum boleh masuk ke Tiananmen, mungkin mereka masih siap2 yah. Lagi pula masih terlalu pagi. Akhirnya kami masuk ke Taman di sebelah Tiananmen, namanya Zhong Dian Fang Huo Dan Wei. Tamannya bersih dan sepi. Tiket masuknya RMB 3.
Ditaman ini kami sempat foto-foto sebentar, bagus, bersih, chinese banget, dan ada pohon bunga Tahoa. Yang berwarna pink itu lho. Setelah foto2 sebentar kami keluar, karena mau buru2 masuk ke Tiananmen, kami kira buka jam 8, ternyata belum buka juga. Huhhh...nyesel juga mending nunggu didalam taman deh. Masih banyak yang belum dikunjungi soalnya.
Akhirnya kami berjalan2 didepan di depan Tiananmen.
Setelah menunggu agak lama akhirnya, kami diperbolehkan masuk, masuknya sih seingat saya gratis, untuk masuk ke museum2 disamping kanan kirinya bayar RMB 10.
Karena kita ga ngerti bahasanya, yah jadi kita foto2 aja deh. Oh ya dibagian belakang ada bagian namanya Forbidden City, dan kita harus bayar RMB 10.


Yang saya tampilkan difoto2 diatas ada beberapa yang unik, misalnya jam jaman dahulu kala, large stone carving, 5 stars toilet (toilet aja ada ratingnya yah), pohon berotot. Saya lupa berapa lama kami sudah berjalan dari depan sampai belakang, yang pasti cukup lama, namun buat saya ga terlalu melelahkan karena selain udara dingin, banyak objek yang bisa di foto. Malkumlah masih amatiran jadi masih norak2nya nih. hihihihi...

Setelah tiba dihalaman belakang kami bertanya kepada Pak Polisi, bis menuju Temple Of Heaven, walaupun awalnya baik, lama2 dia jutek juga, karena yang nanya sampai 3 orang dengan tampang lugu. Btw akhirnya kami naik bislah ke Temple Of Heaven. Akhirnya dengan perjuangan yang cukup melelahkan karena banyak berpikir soal transportasi kami bisa tiba di tujuan.
Dengan membayar RMB 35, masuklah kami. Yang pertama dilihat adalah Seven Stars Stone, kemudian pohon yang ber urat2, dan bunga pink yang bagus kalo ga salah namanya Tao Hwa, bukan mei hwa karena bunga mei hwa sudah jarang sekarang.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar